Training Sales Marketing | Bingung Bagaimana menghadapi Sales Milenial yang tidak mau Cold Call

Semangat pagi, tulisan saya dari dapur training - training sales & marketing kembali hadir kehadapan anda pagi ini bagaimana menghadapi sales Milineal yang tidak mau melakukan cold call. Ini merupakan banyak permasalahan anda sebagai sales manajer. Dan saya juga mengalaminya. Para sales milenial merasa bahwa ketika kita meminta mereka melakukan follow up ternyata kata follow up artinya ya mengkontak chating via whatsapp. Atau ketika diminta melakukan cold call, yang mereka lakukan adalah benar mengkontak via media sosial seperti linkedin dan facebook. Ya itu juga tidak salah sebenarnya benar juga. Hanya kita tahu melakukan penjualan dan keakraban lebih terjalin melalui telpon atau pembicaraan langsung atau pertemuan langsung. Karena ketika berjualan dengan bertemu maka tingkat closing akan relatif lebih tinggi.

Banyak saya temukan para Sales manager yang merasa kesulitan sekali meminta mereka melakukan telpon dan mereka cenderung mengabaikan. Dan kita juga tahu bahwa seorang sales manager tidak boleh memberi label kepada sales milenial tersebut dengan cap tertentu karena akan membuat si sales tersebut akan makin menolak tentang melakukan kontak langsung kepada customer. Maka cara yang paling efektif adalah dengan dilakukan Sales Coaching. Ingat tulisan saya sebelumnya. Coaching bukan artinya dimarah - marahi atau dikeramas. Tetapi digali potensi yang terpendam sehingga bisa mencapai kemampuan dengan kemampuan yang terbaik. Training - training sales & marketing akan membagikan tipsnya bagaimana caranya mengcoaching sales milenial.

Apa keuntungan mengcoaching sales milenial?

Coaching akan mengeluarkan potensi si sales milenial tanpa dia merasa digurui atau dinasehati. Dan dengan coaching akan membuat sales milenial ter training mindsetnya untuk mencoba hal yang lain bukan dengan paksaan. Apalagi para milenial sangat tidak suka dinasehati karena mereka berpikir bahwa cara dia adalah cara yang terbaik sedangkan cara kita adalah sudah kuno. Maka hal terbaik yang kita lakukan adalah dengan cara mengcoaching. Keuntungan lain lagi dari melakukan coaching sebenarnya bukan hanya para milenial yang merasa cara cold call melalui chating, email adalah yang terbaik tetapi juga untuk orang - orang yang merasa aman dengan bersembunyi dibalik ketakutan mereka. Dengan coaching jadi bisa diketahui apa permasalahan yang mereka hadapi.

Kenapa harus kontak langsung dengan telpon atau bertemu?

Karena ketika anda bertemu cara tradisional untuk menemunkan kebutuhan mereka akan lebih mudah. Sedangkan via chat ada kemungkinan tidak dijawab secara terbuka mengenai apa kebutuhan mereka.

Serta merupakan cara menjalin hubungan yang baik dengan bertemu. Tidak ada hal lain. Cara tradisional masih berlaku tentunya.

Bagaimana cara mengcoachingnya? Training - training sales & marketing akan membuka caranya. Sudah siap?

Ketika anda memanggil si sales milenial tersebut dan duduk dengan mereka, anda harus menjaga ketenangan. Ketika anda muncul dengan emosi maka anda akan terganggu proses coachingnya.

Ajukan beberapa pertanyaan dan pastikan setiap satu pertanyaan dijawab satu jawaban. Hindari anda bertanya beberapa pertanyaan sekaligus.

Pastikan ini proses kolaborasi bukan proses konfrontasi. Dan anda katakan mau diskusi mengenai cara menemukan strategi yang baik dalam melakukan penjualan yang efektif.

Pertanyaannya sebagai panduan adalah

Menurut anda, apa sih yang dimaksud melakukan penjualan yang efektif?

Dan ketika melakukan penjualan yang efektif strategi - strategi apa saja yang harus dimiliki dalam berjualan agar bisa meningkatkan closing rate yang tinggi?

Coba sharingkan kepada saya cara yang anda sudah lakukan dimedia sosial?

Apakah menurutmu cara itu sudah efektif dalam menciptakan closing penjualan?

Bagaimana kamu mengukur tingkat keefektifitasan caramu dalam berjualan dengan tujuan bisa meningkatkan closing rate?

Apa yang menghambat kamu dalam melakukan cara yang menurutmu bisa lebih efektif ?

Adakah cara untuk membuat kamu nyaman dalam melakukan hal tersebut?

Bagaimana cara teman kerjamu dalam meningkatkan penjualan?

Apa dampak yang akan terjadi pada dirimu bila tidak dapat mencapai tingkat penjualan dan closing rate yang efektif?

Dengan teknik pertanyaan diatas paling tidak sudah dapat membantu sales milenial untuk bergerak dan mau melakukan hal berbeda.

Training sales dan marketing cukup dulu sampai disini dan selamat mengembangkan team anda menjadi luar biasa. Sampai jumpa di tulisan training - training sales & marketing.

Salam performance

"Your Achievement is Our Mission"

Oleh : Antonius  Arif

Antonius Arif

Seorang praktisi berpengalaman lebih dari 20 tahun dari level Salesman hingga
Sales Director yang berprestasi hingga mendapatkan Penghargaan Nasional &
Asia Tenggara, dan juga penulis lebih dari 13 buku Best Seller serta
salah satu Licensed Trainer of NLP yang diakui langsung oleh Father of NLP Dr Richard Bandler. Saat ini menjadi Pelatih dan Trainer Sales & Personal Development yang banyak membantu perusahaan dan individu untuk mencapai target mereka.

Untuk mengundang Coach Arif sebagai Learning Partner di perusahaan Anda,
silahkan menghubungi contact person ( Anna - 0813-1790-7001 )

Posted in Artikel, Sales & Marketing and tagged .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 + 19 =