Training Sales Marketing | 6 Psikologi Selling yang Anda harus Pahami

Semangat pagi! Berjumpa lagi bersama saya Coach Antonius Arif dalam dapur Training Sales Marketing dengan topik 6 psikologi Selling yang anda harus pahami. Sudah siap untuk men training diri anda sales & marketing ? Yuk kita mulai.

Orang membutuhkan pertolongan dalam pengambilan keputusan. Semua orang pada dasarnya suka membeli dan tugas anda sebagai seorang sales harus men training customernya dengan gaya seperti seorang konsultan. Sehingga mereka tahu mau membeli yang mana agar tidak salah dalam pengambilan keputusan. Saya ambil contoh : ketika saya membeli asuransi, saya sempat kebingungan ketika saya ingin asuransi dengan kondisi seperti yang saya inginkan, agen asuransi saya malah menyerahkan kepada saya untuk mana yang saya mau ambil. Saya itu membutuhkan solusi sedangkan dia tidak memberikan saya solusi. Dan ini membingungkan saya dan akhirnya saya memutuskan tidak mengambil sama dia. Dan saya mencari agen yang bisa memberi konsultasi kepada saya. Sama seperti saya membeli mobil, smartphone dan lainnya. Semua polanya sama. Saya butuh masukan agar saya tidak salah mengambil keputusan. Tugas seorang sales & marketing hanya sebagai konsultan ketika orang tersebut sudah punya minat untuk membeli. Tinggal diarahkan sesuai kebutuhannya.

Memahami 3 bagian otak anda. Otak manusia terbagi 3 bagian. Apa saja?

Reptil : bertanggungjawab untuk survival.  Dibagian ini berfungsi sama seperti reptil. Dimana ada defense mechanism. Ada fight dimana menyerang. Dan flight itu menghindar. Dimana ketika ada seseorang yang mendekat dan itu adalah sales & marketing maka muncul kondisi tidak nyaman maka orang itu bisa mengusir anda atau dia katakan sibuk atau tidak butuh. Sebaliknya bila flight mechanism yang berjalan maka orang tersebut akan menghindar ketika ada sales & marketing yang menawarkan.

Limbic system : bertanggungjawab untuk emosi, asosiasi memory dan sosial konteks. Dibagian ini adalah emosi mengambil alih dimana keputusan orang membeli karena faktor emosi. Jadi menjalin hubungan yang baik pada seseorang akan mempermudah proses penjualan.

Neocortex : bertanggungjawab untuk berpikir, rational dan logika. Bagian ini berfungsi untuk melakukan analisa apakah penjelasan kita menjadi masuk akal atau tidak? Ini biasa terjadi bila orang yang kita jelaskan mendadak menjadi tidak percaya dengan kita. Maka logika, analisa akan berjalan.

Untuk mengatasi hal tersebut maka dari awal perkenalan, jangan terlalu muncul seperti seorang salesman dan juga jualannya nge -push. Muncullah sebagai sahabat & konsultan yang bisa dipercaya. Training diri anda untuk menjinakkan reptil area mereka dan masuk ke emosi mereka.

Ciptakan insight & edukasi bukan informasi. Cara jualan ( sales) yang benar adalah dengan memberikan insight dan memberikan training customer sampai mereka mendapat “aha” dan dengan aha itu mereka menjadi klik dan membeli. Oleh sebab itu cara pendekatan yang baik adalah mencari apa impian mereka dan dikonek – an dengan kebutuhan. Teknik yang digunakan adalah bertanya. Anda harus memposisikan berada di posisi prospek anda. Dan lakukan riset sebelum bertemu dengan mereka. Apa yang diriset? Latar belakang perusahaan, bisnis, trend dan sebagainya. Sehingga kita mentraining dan membuat mereka melihat dunia mereka dengan sudut pandang yang berbeda.

Lupakan berjualan. Fokus kepada memenuhi kebutuhan mereka. Ini pengalaman saya ketika saya menjadi penjual ( sales ) . Ketika pemikiran saya saat bertemu customer adalah niatnya menjual biasanya saya makin sulit berjualan. Sedangkan jika saya berpikiran tentang membantunya maka berjualan akan relatif lebih mudah. Ketika kita fokusnya berjualan maka orangnya bisa merasakan niat anda. Training diri anda sebagai sebuah solusi bukan sebagai sales.

Buat berjualan ( sales ) seperti memainkan sebuah game. Bila anda menganggap berjualan itu sama seperti memainkan sebuah game, anda akan merasakan ke asyikannya. Sehingga akan muncul rasa penasaran anda. Ini sama saja anda seperti men training pikiran anda untuk selalu penasaran dan juga namanya permainan game maka akan ada tingkat kesulitan yang meningkat seperti level kesulitan game. Maka hal itu akan mengasyikkan dan semangat melakukannya.

Mereka membeli karena anda bukan karena produknya. Selama saya menjadi sales, saya memahami mereka kadang bukan tertarik kepada produknya. Mereka lebih tertarik kepada yang membawa produk dan jasa yang ditawarkan. Saya ambil contoh: pernah nga anda mengalami menawarkan suatu produk kepada orang tertentu dan orang itu tidak mau beli dari anda. Lucunya mereka malah beli sama orang lain dan produk yang ditawarkan sama. Atau peristiwa sebaliknya. Pernah mengalami hal tersebut? Ini menunjukkan bahwa problem mereka bukan sama produknya tetapi yang menawarkan barangnya. Jadi semua balik tergantung dengan anda. Training diri anda sebagai sahabat yang disenangi dan sentuh sisi emosi dia.

Sekarang tinggal anda memanfaatkan 6 psikologi dalam menjual dan orang membeli. Rahasia training – training sales & marketing cukup dulu sampai sini. Sampai jumpa ditulisan lainnya.

Salam Performance

“Your Achievement is Our Mission”

Oleh : Antonius Arif

Antonius Arif

Seorang praktisi berpengalaman lebih dari 20 tahun dari level Salesman hingga
Sales Director yang berprestasi hingga mendapatkan Penghargaan Nasional &
Asia Tenggara, dan juga penulis lebih dari 13 buku Best Seller serta
salah satu Licensed Trainer of NLP yang diakui langsung oleh Father of NLP Dr Richard Bandler. Saat ini menjadi Pelatih dan Trainer Sales & Personal Development yang banyak membantu perusahaan dan individu untuk mencapai target mereka.

Untuk mengundang Coach Arif sebagai Learning Partner di perusahaan Anda,
silahkan menghubungi contact person ( Anna – 0813-1790-7001 )

Posted in Artikel, Sales & Marketing and tagged .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 − 8 =