Sales Inspirasi : Menjadi Sales adalah PILIHAN saya

“Halo ini dengan Antonius Arif?”

“Ya betul, ini saya. Anda hari rabu jam 10 ada interview dengan kami.”

“Oh ok, untuk posisi apa ya?”

“Untuk posisi Sales Executive.”

Oh ok. Boleh saya catat alamatnya? Kemudian dia memberitahukan alamatnya dan saya catat. Beberapa jam kemudian ada telepon masuk lagi dan panggilan interveiw dari salah satu supermarket terkenal saat itu dan menjadi posisi admin dan pada hari rabu jam 10 juga. Saya sudah berusaha untuk nego untuk merubah jamnya tetapi mereka keberatan. Jadi terpaksa saya memilih. Duh berat rasanya jadi sales, fresh graduate, jadi sales. Mana pasti ditarget. Kalau target tidak dapat maka pasti masa percobaan saya bisa-bisa tidak lulus. Memilih jadi admin sepertinya pilihan yang menarik. Kerja dibelakang meja, tidak perlu turun ke jalan. Masa nga lulus masa percobaan. Mana perusahaannya besar pula. (Dan sekarang supermarket itu sudah tidak terdengar lagi di Jakarta).. ini pilihan sulit buat saya. Saya ingat dimasa kuliah dulu, saya termasuk orang yang cukup rajin meminjam buku diperpustakaan dan sering membaca buku disana. Dan saya tidak dengan jelas buku apa yang saya baca tetapi itu seperti menuntun saya untuk memilih jadi penjual.

Saya ikuti intuisi saya untuk menjadi penjual yang akhirnya mengantarkan saya menjadi seperti sekarang dengan meraih penghargaan 3 kali Top Achiever Award 2004-2006. Dimana saya berhasil mencapai target 200 persen lebih. Kemudian mendapatkan penghargaan kontes penjualan terbanyak produk Jaringan network sehingga mendapat hadiah. Lalu mendapatkan penghargaan dari majalah SWA sebagai Marketer to Watch 2006. Juga pernah mendapatkan penghargaan the best growth in south east asia untuk produk yang saya pegang. Karena hal itu saya sudah menginjakan kaki saya keluar negeri dimana dulu sepertinya tidak mungkin. Dengan keberhasilan penjualan maka saya bisa mencapai posisi Sales Director dan mempunyai 2 perusahaan Training dan coaching serta Training online. Seandainya saja saya waktu itu memilih bekerja sebagai admin, mungkin saya tidak akan bisa seperti sekarang.

Hal yang memacu semangat saya adalah dibukunya Robert Kiyosaki beliau mengatakan bahwa pekerjaan menjadi penjual adalah salah satu cara untuk menjadi pengusaha. Yes saya setuju sekali, itu yang memacu saya untuk bekerja lebih keras. Memahami cara memarketingkan sebuah produk bahkan produk yang tidak laku menjadi laku dan juga memahami sebuah strategi hingga penjualan terjadi. Apalagi bila mengingat bahwa saya harus membahagiakan orang yang saya cintai. Istri dan anak saya. Bila bekerja dibelakang layar maka mungkin lebih lama untuk menjadi lebih besar dan menjadi pengusaha. Makanya saya merasa beruntung waktu memilih menjadi Trainer dan coach, pengalaman sales saya sangat-sangat membantu.

Bila anda mau memilih menjadi pengusaha maka jadilah seorang penjual. Bukan sekedar bekerja saja tetapi benar-benar menjalankan usaha itu dengan baik. Belajarlah diperusahaan yang bisa membimbing anda hingga menjadi besar. Dan bisa berdiri sendiri.

Apa pilihan anda?

Oleh   Antonius Arif

Antonius Arif

Seorang praktisi berpengalaman lebih dari 20 tahun dari level Salesman hingga
Sales Director yang berprestasi hingga mendapatkan Penghargaan Nasional &
Asia Tenggara, dan juga penulis lebih dari 13 buku Best Seller serta
salah satu Licensed Trainer of NLP yang diakui langsung oleh Father of NLP Dr Richard Bandler. Saat ini menjadi Pelatih dan Trainer Sales & Personal Development yang banyak membantu perusahaan dan individu untuk mencapai target mereka.

Untuk mengundang Coach Arif sebagai Learning Partner di perusahaan Anda,
silahkan menghubungi contact person ( Anna – 0813-1790-7001 )

Silahkan share atau bagikan artikel ini supaya manfaatnya sampai ke rekan sejawat Anda.

Posted in Artikel, Sales & Marketing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 − 5 =