Pelatihan Sales : Membuat Orang Suka dengan Anda Bagian 2

Meneruskan tulisan saya yang sebelumnya bagaimana agar orang menyukai anda yang berguna untuk melakukan pendekatan kepada orang lain. Saya share teknik ini dari dapur Pelatihan Sales dan komunikasi ( training sales & komunikasi ) yang saya adakan. Dan kemaren sudah saya bagikan hingga ke 6. Dan untuk agar lebih rapi, saya akan tulis dari nomor 1 tapi ini adalah sambungan dari sebelumnya.

Menyukai setelah melakukan kesalahan. Menurut penelitian di Minesota university oleh  periset Elliot Aronson dari University of Texas, Austin. Orang cenderung menyukai orang yang telah melakukan kesalahan dalam melakukan sesuatu asal orang tersebut adalah memang orang yang kompeten. Bila kita melakukan kesalahan dan buru-buru minta maaf maka orang tersebut akan berasumsi bahwa wajar orang akan melakukan kesalahan karena mereka manusia juga. Kebanyakan orang gagal disini begitu mereka melakukan kesalahan tetapi orangnya tidak mau melakukan kesalahan. Sehingga orang merasa kesal karena hal ini. Waktu saya bekerja sebagai sales, saya pernah beberapa kali melakukan kesalahan yang membuat customer marah. Dan menariknya setelah saya mengakui kesalahan saya dan menjalin hubungan yang baik dengan mereka akhirnya mereka malah menjadi teman baik. Saya yakin andapun pernah mengalami hal ini kan?

suka karena Value yang sama. Menurut penelitan dari Theodore Newcomb, orang akan tertarik dengan orang yang sama dengan mereka. Ini yang disebut similarity-attraction effect. Experiment ini adalah menempatkan orang yang mempunyai sikap terhadap topik tertentu dalam satu rumah. Setelau selesai penelitian itu, mereka menjadi lebih dekat orang itu dan merasa intim dengan mereka. Ini menunjukam bila anda mau mendekati seseorang maka lakukan pendekatan bahwa anda sama dengan mereka dan setuju dengan topik yang mereka pahami. Dalam NLP disebut adalah anda menghargai dan menghormati Peta pikiran dari orang yang anda ajak bicara.

Sentuhan ringan. Menurut study di Prancis, mereka melakukan penelitian jika seorang pria mau mendekati wanita maka kemungkinan mereka berhasil bila menyentuh sedikit tangan atau bahu mereka. Dan menariknya ada penelitian juga dari University of Mississippi and Rhodes College menemukan bahwa seorang waitres bila memberikan kembalian dari apa yang mereka bayar dan mereka menyentuh tangannya sedikit ketika memberikan kembalian dan menariknya orang yang menerima kembalian malah memberikan tips lebih tinggi karena mereka merasa begitu akrab. Hal ini pernah saya sharingkan dikelas Pelatihan sales kepada agen asuransi dan saya menemukan keberhasilan mereka lebih tinggi ketika mengajak orang yang direkrut untuk hadir ke acara business opportunity dengan menyentuh ringan dan melakukan ajakan dibandingkan melakukan ajakan tanpa menyentuh. Menarik ya, hal sederhana tetapi berdampak besar.

Tersenyum. Penelitian di wyoming terhadap 100 orang yang telah lulus S1. Mereka diperlihatkan foto orang-orang yang tersenyum dengan body terbuka, senyum dengan body tertutup, tidak senyum dan body terbuka serta tidak senyum dan body tertutup. Menariknya mereka lebih menyukai orang yang senyum walau body terbuka maupun tertutup. Jadi senyum lebih disukai orang banyak. Dan ada study berikutnya dari Stanford University & the University of Duisburg-Essen bahwa mereka menggunakan media avatar dimana orang yang tersenyum lebar dianggap lebih bersahabat dan lebih banyak temannya. Menarik ya? Buat anda yang jarang tersenyum dan ingin jualan wahh musti dipikir dulu deh ­čÖé

Positive self perception. Orang yang mempunyai positif persepsi tentang diri sendiri lebih disukai orang. Ada studi di Stanford University & University of Arizona, partisipan yang mempunyai perspesi positif dan negatif tentang dirinya sendiri dan mereka ditanya mau berinteraksi dengan orang yang  seperti apa. apakah dengan orang yang mempunyai impresi positif atau negatif? Partisipan yang mempunyai sudut pandang positif terhadap diri sendiri lebih menyukai orang yang juga positif sedangkan orang yang persepsi negatif tentang diri sendiri lebih menyukai bergaul dengan orang yang suka dikritik. Hmmm menarik ya? Jadi dari sudut pandang ini sebelum kita mengharapkan yang terbaik ke dalam hidup kita ya kita dulu yang dibereskan.

Menyukai mereka. Prof Cialdini pernah menemukan fenomena tentang hukum reciprocity (timbal balik) dan hukum  liking (menyukai) kita lebih cenderung menyukai orang yang menyukai kita. Pada penelitian 1959 tentang hubungan antara manusia dan mereka ditaruh dikontrol room. Dimana ada sekelompok orang diminta untuk berpura-pura menyukai orang yang tidak tahu bahwa mereka akan disukai. Dan menariknya mereka yang didekati orang-orang yang pura suka sama mereka dan saat ditanya, mereka menjadi suka dengan orang-orang tersebut. Jadi bila anda pura-pura suka dengan calon prospek anda maka mereka akan relatif menjadi lebih suka dengan anda. Menarikkan?

Sekarang silahkan anda praktek untuk mendekati orang lain. Ini rahasia dari dapur pelatihan sales ( training sales ) saya, saya bukakan untuk anda.

“Your Achievement is Our Mission”

Oleh Antonius Arif

Antonius Arif

Seorang praktisi berpengalaman lebih dari 20 tahun dari level Salesman hingga
Sales Director yang berprestasi hingga mendapatkan Penghargaan Nasional &
Asia Tenggara, dan juga penulis lebih dari 13 buku Best Seller serta
salah satu Licensed Trainer of NLP yang diakui langsung oleh Father of NLP Dr Richard Bandler. Saat ini menjadi Pelatih dan Trainer Sales & Personal Development yang banyak membantu perusahaan dan individu untuk mencapai target mereka.

Untuk mengundang Coach Arif sebagai Learning Partner di perusahaan Anda,
silahkan menghubungi contact person ( Anna – 0813-1790-7001 )

Silahkan share atau bagikan artikel ini supaya manfaatnya sampai ke rekan sejawat Anda.

Posted in Artikel, Sales & Marketing and tagged , , , .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *