Pelatihan Negotiation skill : mengatasi jalan buntu saat negotiation

Semangat pagi, hari ini pelatihan negotiation skill kembali lagi bersama anda dalam topik bagaimana mengatasi jalan buntu saat negotiation ( negosiasi ). Yang membuat saya menulis ini karena banyak transaksi dalam penjualan tidak bisa terjadi karena mentok saat bernegosiasi. Dan dalam penjualan tak lepas bahwa akan ada selalu proses negosiasi ( negotiation skill ) dan ini yang saya bagikan dalam pelatihan negotiation skill yang saya adakan untuk umum maupun untuk para penjual ( sales & marketing ).


Apa sih yang membuat negotiation ( negosiasi ) menjadi jalan buntu ? Biasa terjadi karena ketika negosiasi tidak diketemukan ZOPA nya atau Zona of possible agreement. Dimana tidak diketemukan titik temu antara harga yang anda tawarkan dengan harga yang dia minta. Apa penyebab ini terjadi? Ada 2 sisi kemungkinan

Dimana penjual memasang harga terlalu tinggi dibanding harga yang prospek sudah punya. Dan mungkin juga mereka masuk segmen yang levelnya berbeda.

Dimana pembeli sudah memiliki satu patokan harga bisa dari budget yang mereka punya atau bisa juga dari harga kompetitor yang sudah biasa mereka bekerja sama.

Sehingga kondisinya tidak punya titik temu. Cara mengatasi hal ini agar bisa terjadi titik temu dalam negotiation skill adalah

  • Masukdari awal saat memasukan penawaran atau menciptakan kebutuhan. Bila anda menciptakan kebutuhan dari awal ada kemungkinan orangnya tidak terlalu resisten dengan harganya berbeda kalau anda masuk dari tengah – tengah dan sudah dalam mempertimbangkan siapa yang akan jadi alternatif dalam pemilihan barang yang hendak dinegosiasi.
  • Berbicara win win dan berniat sama – sama dalam memecahkan masalah agar bisa terjadi kesepakatan bersama. Dan ini diperlukan keakraban agar mau terbuka dalam mencapai kesepakatan dalam bernegosiasi. Dan ungkapkan apa kesulitan anda sehingga tidak bisa terjadi dengan angka yang mereka miliki.
  • Jangan di balikan alasannya tetapi cari apa yang membuat mereka meminta seperti itu. Dan bangun chemistry dengan menanyakan jika kita bisa bekerja sama, apa yang harus terjadi ? Dengan ini diharapkan tercipta kesamaan.
  • Buat diri anda benar – benar seperti mediator bukan sebagai pihak sebaliknya agar bisa terciptanya sebuah kesepakatan bersama. Karena bila anda seperti dipihak lawannya maka dianggap anda mau mengambil keuntungan lebih darinya.
  • Buat juggling factor. Seandainya negosiasi tidak bisa dilakukan khususnya harga maka hal lainnya adalah anda melakukan mencari hal lain selain monetary negotiation dan bisa berupa hal lain yang ditawarkan misalkan anda bisa meminta bonus tertentu. Atau percepatan proses pembayaran atau sejenisnya.

Buat saya pribadi, negosiasi itu menyenangkan dan seperti sebuah seni. Bila anda mengerti melakukannya maka akan lebih mudah dalam bernegosiasi. Prinsip win win tetap harus dijaga agar memudahkan kerjasama. Cukup dulu tulisan saya pelatihan negotiation skill dan kita akan bahas topik lainnya kedepan.

Salam performance

Your Achievement is Our Mission

Antonius Arif

Seorang praktisi berpengalaman lebih dari 20 tahun dari level Salesman hingga
Sales Director yang berprestasi hingga mendapatkan Penghargaan Nasional &
Asia Tenggara, dan juga penulis lebih dari 13 buku Best Seller serta
salah satu Licensed Trainer of NLP yang diakui langsung oleh Father of NLP Dr Richard Bandler. Saat ini menjadi Pelatih dan Trainer Sales & Personal Development yang banyak membantu perusahaan dan individu untuk mencapai target mereka.

Untuk mengundang Coach Arif sebagai Learning Partner di perusahaan Anda,
silahkan menghubungi contact person ( Anna – 0813-1790-7001 )

Posted in Artikel, Negosiasi and tagged .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 2 =