Negotiation Skill Training | Sebelum Bernegosiasi, Pahami tentang Kebutuhannya

Semangat pagi, pagi ini saya akan menuliskan tema negotiation skill training dengan judul “Sebelum negosiasi ( negotiation ) pahami kebutuhannya.” Saya tertarik membahas ini karena ini sebagai bagian yang terpenting agar saat bernegosiasi ( negotiation ) bisa memberikan kepuasan yang sama.

Fondasi yang penting dalam negosiasi ( negotiation ) adalah

Memegang prinsip win – win. Dimana ketika kita bernegosiasi  ( negotiation ) haruslah memahami bahwa bila kita mau menang sendiri dan mereka kalah atau sebaliknya maka negosiasi (negotiation) tidak akan menyenangkan semua pihak.

Sesuai kebutuhannya. Memahami apa alasan mereka yang sesungguhnya ketika dalam bernegosiasi (negotiation). Jadi kita mencari tahu apa kebutuhannya.

Harus efektif dan fair. Artinya ketika keputusan dibuat haruslah seefektif mungkin dan fair buat kedua belah pihak.

Apa sih yang membuat negosiasi bisa gagal?

Karena kita tidak memahami kepentingan dirinya. Saya mau mengambil ilustrasi mengenai 2 orang kakak dan adik yang berebut satu buah jeruk. Mereka saling bertengkar satu sama lain. Karena mereka merasa ingin sekali jeruk dan akhirnya suaranya keras sekali. Ayahnya yang mendengar suara keras tersebut akhirnya menghampiri kedua putrinya yang sedang bertengkar untuk memperebutkan 1 buah jeruk. Dan kira – kira, apa yang akan dilakukan oleh ayahnya? Ketika saya tanyakan itu di negotiation skill training yang saya adakan biasanya beberapa peserta akan mengatakan jeruknya agar adil di bagi 2. Atau malah mengatakan bapaknya yang mengambil jeruknya dan tidak memberikan kepada anaknya yang berarti lose – lose. Sama – sama kalah. Nah pertanyaan menarik, apakah bila dibagi 2 itu fair? Mungkin ada yang mengatakan, yes itu fair. Tapi apakah kedua anak tersebut mendapatkan apa yang mereka butuhkan? Tidak! Dan mungkin keduanya akan kecewa karena tidak mendapatkan apa yang benar – benar mereka butuhkan. Jadi bila ditanya win – win sudah pasti tidak, apakah sesuai dengan yang mereka butuhkan? Juga tidak. Apakah fair dan efektif? Dari sudut itu mungkin jawabannya iya. Jadi harus bagaimana dong negosiasi yang tepat?

BERTANYA KEBUTUHANNYA

Jadi bagaimana mengatasinya supaya negosiasi itu bisa win – win, tahu kebutuhannya serta efektif dan fair maka anda harus bertanya. Apa yang ditanyakan? Siap men training kemampuan negosiasi anda? (Negotiation skill training)

Apa yang melatarbelakangi anda mengatakan hal itu?

Apa yang mendasari anda untuk berbicara hal itu?

Apa yang membuat anda begitu tertarik kepada hal tersebut?

Apa alasannya membutuhkan hal itu ?

Nah bila kembali kepada negosiasi ( negotiation skill ) tentang jeruk tadi maka idealnya adalah ayahnya bertanya apa alasannya membutuhkan hal tersebut? Dan dalam cerita tersebut diatas ternyata anaknya yang pertama tersebut membutuhkan jeruk untuk membuat penghias kue. Yang artinya dia membutuhkan kulitnya dibuat penghias. Sedangkan adiknya ketika ditanya apa alasannya membutuhkan jeruk dan dijawab karena ingin membuat jus jeruk. Dengan kondisi ini menjadi jelas, kebutuhan kakak dan adiknya kedua – duanya bisa dipenuhi. Dan ini sesuai dengan kondisi fondasi win – win, menemukan kebutuhan, efektif dan fair.

Bila teknik negosiasi ( negotiation skill ) ini digunakan dalam bidang apapun sangat disarankan mencari tahu apa yang meng drive perilaku seseorang dalam melakukan tindakan tersebut. Sehingga kita relatif mudah melakukan negosiasi dan menyiapkan segala alternatif solusi untuk dijalankan.

Cukup dulu tulisan saya tentang Negotiation skill training kali ini dan kita akan bahas tentang negosiasi ( negotiation ) lagi diminggu depan.

Salam Performance

“Your Achievement is Our Mission”

Oleh : Antonius Arif

Antonius Arif

Seorang praktisi berpengalaman lebih dari 20 tahun dari level Salesman hingga
Sales Director yang berprestasi hingga mendapatkan Penghargaan Nasional &
Asia Tenggara, dan juga penulis lebih dari 13 buku Best Seller serta
salah satu Licensed Trainer of NLP yang diakui langsung oleh Father of NLP Dr Richard Bandler. Saat ini menjadi Pelatih dan Trainer Sales & Personal Development yang banyak membantu perusahaan dan individu untuk mencapai target mereka.

Untuk mengundang Coach Arif sebagai Learning Partner di perusahaan Anda,
silahkan menghubungi contact person ( Anna – 0813-1790-7001 )

Posted in Artikel, Sales & Marketing and tagged .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × 2 =