5 Alasan Kenapa Produk Anda Ditolak

Penolakan memang menjadi salah satu momok menakutkan dari seorang penjual, terutama bagi Anda yang baru menggeluti dunia penjualan. Terkadang satu penolakan dapat membuat Anda putus asa dalam menawarkan produk karena lemahnya mental. Untuk mengambil hati seorang calon konsumen Anda memerlukan strategi marketing yang tepat. Sehingga dapat mengantisipasi segala bentuk kejadian di lapangan nantinya. Anda perlu membekali diri dengan taktik bujukan yang relevan, sopan santun dan efektivitas. Berikut adalah beberapa alasan yang biasa digunakan masyarakat untuk menolak produk Anda.

  1. Harga

Percaya atau tidak, harga sangat mempengaruhi hasil akhir berupa pengambilan keputusan. Walaupun harga dapat dikompromi melalui dua cara yaitu langsung ke harga dengan pola diskon. Atau dengan pembayaran bertahap atau kredit. Namun, penggunaan sistem kredit dapat berdampak pada perputaran uang di perusahaan Anda karena efektifitasnya yang tidak stabil.

  1. Loyalitas untuk pemasok lama

Pada proses penawaran kepada personal uji coba yang dapat dilakukan adalah memarketingkan produk. Masyarakat biasanya lebih nyaman dengan pemasok yang sudah lama bertransaksi dengannya. Untuk itu, sebaiknya terapkan sikap loyal kepada pemasok lama.

  1. Tidak mampu membuat keputusan

SebagaiĀ  sales Anda harus paham benar dengan kaedah personal selling, salah satunya adalah ketika melakukan penawaran dan mendapatkan penolakan sesaat karena beberapa latar belakang. Untuk itu, Anda tidak perlu terlalu memaksa bahkan hingga menimbulkan kesan terlalu mengejar. Anda dapat mengatasinya dengan mencari tahu peluang kedua untuk bertemu dengan konsumen tersebut, caranya adalah dengan menyimpan nomor hp, email, atau alamat rumah.

  1. Produk yang kurang kompetitif

Memiliki produk yang kurang kompetitif memang memerlukan tenaga ekstra untuk menawarkannya kepada masyarakat. Anda memerlukan inovasi terhadap produk maupun marketing. Ciri dari produk yang hebat adalah mampu bersaing dengan produk lain di masa sekarang dan akan datang. Hal ini karena tolak ukur dari kompetisi adalah pembuktian, visualisasi, serta penjelasan teknis. Sehingga bila produk Anda merupakan produk baru, lakukan kualifikasi teknis dan spek produk tersebut.

  1. Tidak respect dengan perusahaan, sistem serta penjualannya

Setiap perusahaan memiliki sistem tertentu yang diterapkan. Misalkan 5 perusahaan susu, diantara kelimanya pasti memiliki cara produksi, marketing, dan layanan yang berbeda pula. Sehingga ketika salah satu produk susu tersebut mendapatkan respon negative dari masyarakat, pasti keempat produk lainnya juga akan mendapatkan imbasnya. Imbasnya dapat berupa keresahan masyarakat untuk mengkonsumsi keempat produk susu lainnya.

Setelah mengetahui lima alasan yang membuat produk Anda ditolak, semoga dapat dilakukan perbaikan baik dari segi produk, layanan, maupun marketing. Dengan perbaikan tersebut produk Anda akan lebih mudah diterima oleh masyarakat umum.

Posted in Artikel, Sales & Marketing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × two =